Oleh : @nprymsari
Entahlah, sampai kapan aku akan seperti ini, enggan beranjak dari jatuhku.
Aku tak cukup sanggup tuk beranjak.
Entahlah, benarkah ini garis Tuhan.
Aku sugesti dari ucapanku tlah merajaiku.
Hingga aku masih terlingkari pada sebuah hati.
Namun hati itu tlah beku.
Hati yang sejak dulu temani saat ku berkhayal.
Ingin perlahan kuhancurkan hati yang beku.
Tapi hati itu tlah mengerak dengan luka.
Hingga ku sulit hancurkan.
Harus ku akui aku jatuh cinta pada hati yang membeku.
Andai ku bisa hancurkan hati itu.
Yakin ku tak kan rasakan luka itu.
Cinta yg slalu lukaiku.
Tuhan pinjami aku palu besar.
Tuk hancurkan hati itu, aku mohon Tuhan
Rabu, 02 Desember 2015
i meet Charlie Puth at my sleep
Last night i'm dreaming about Charlie Puth. I was in his concert. And at the last performance he invite me to the stage.
°Charlie : "Hi, would you like to come to this stage?"
~( i'm not giving a response, cause i think he isn't say to me.)
°Charlie : "Hi, why are you not answer my question? What's your name?" (Charlie directs his index finger to me)
~(i'm shocked, i can't say anything and i'm so exited)
°Charlie : "Hi girl, please up to this stage."
~(i walk up to the stage)
°Charlie : "Hi, what's your name?"
~Me : "my name's Noficha."
°Charlie : "Emm, Noficha, that's great name. Would you like to sing with me. Em i not need your answer but i wanna you say yes."
~(i can't to refuse him) Me : "Yes, of course."
And then, he play the piano and playing his song "ONE CALL AWAY" he ask me to sing this song. And at the end of the song, he walk up to me and wrap me up.
Ooooooo that's beautiful dream....
°Charlie : "Hi, would you like to come to this stage?"
~( i'm not giving a response, cause i think he isn't say to me.)
°Charlie : "Hi, why are you not answer my question? What's your name?" (Charlie directs his index finger to me)
~(i'm shocked, i can't say anything and i'm so exited)
°Charlie : "Hi girl, please up to this stage."
~(i walk up to the stage)
°Charlie : "Hi, what's your name?"
~Me : "my name's Noficha."
°Charlie : "Emm, Noficha, that's great name. Would you like to sing with me. Em i not need your answer but i wanna you say yes."
~(i can't to refuse him) Me : "Yes, of course."
And then, he play the piano and playing his song "ONE CALL AWAY" he ask me to sing this song. And at the end of the song, he walk up to me and wrap me up.
Ooooooo that's beautiful dream....
Minggu, 18 Oktober 2015
foolish feel
Sometimes, it took dozens of glasses of water to remove thirst
As well as remove memories
Require millions spirit
Doesn't everyone knowit?
That hide the pain is heavy load
When i don't want the others feel compassion
Hardly i hide
And hide make me more broken
Only myself is my reason yo laugh
Myself who will healing the pain
Not you, he or the others
Foolish feel from 5 yeras ago
As well as remove memories
Require millions spirit
Doesn't everyone knowit?
That hide the pain is heavy load
When i don't want the others feel compassion
Hardly i hide
And hide make me more broken
Only myself is my reason yo laugh
Myself who will healing the pain
Not you, he or the others
Foolish feel from 5 yeras ago
Sabtu, 26 September 2015
PUISI NOFICHA
Perasaan Bodoh
Oleh : @nprymsari
Terkadang, butuh puluhan gelas air untuk hilangkan dahaga
Sama halnya hilangkan kenangan
Membutuhkan jutaan semangat
Tidakkah semua orang tahu
Bahwa sembunyikan rasa sakit ialah beban amat berat
Disaat tak ingin orang lain merasa iba
Saat itu juga aku sedang berusaha dengan gigihnya tuk bersembunyi
Bersembunyi membuatku perlahan hancur
Hanya diri ini alasanku tuk tertawa
Diriku sendiri yang 'kan sembuhkan
Bukan kau, dia atau orang lain
Perasaan bodoh lima tahun lalu.
Oleh : @nprymsari
Terkadang, butuh puluhan gelas air untuk hilangkan dahaga
Sama halnya hilangkan kenangan
Membutuhkan jutaan semangat
Tidakkah semua orang tahu
Bahwa sembunyikan rasa sakit ialah beban amat berat
Disaat tak ingin orang lain merasa iba
Saat itu juga aku sedang berusaha dengan gigihnya tuk bersembunyi
Bersembunyi membuatku perlahan hancur
Hanya diri ini alasanku tuk tertawa
Diriku sendiri yang 'kan sembuhkan
Bukan kau, dia atau orang lain
Perasaan bodoh lima tahun lalu.
Minggu, 20 September 2015
Rabu, 16 September 2015
PUISI NOFICHA
Teman
Oleh : @nprymsari
Teman
Bagaikan sang surya
Selalu menyinari
Memberikan kehangatan
Kala malam berganti pagi
Seperti teman
Yang selalu memberi ketenangan
Tat kala merasa gundah gulana
Memberi semangat
Tat kala tersungkuk lemah
Dan selalu memeluk
Tat kala sepi melanda
Teman
Kau kan selalu jadi teman
Yang selalu bersamaku
Ku harap itu
Kau kan selalu menari bersamaku
Di panggung sandiwara ini
Teman
Cinta ini sunggug besar padamu
Cinta seorang teman sejati
Oleh : @nprymsari
Teman
Bagaikan sang surya
Selalu menyinari
Memberikan kehangatan
Kala malam berganti pagi
Seperti teman
Yang selalu memberi ketenangan
Tat kala merasa gundah gulana
Memberi semangat
Tat kala tersungkuk lemah
Dan selalu memeluk
Tat kala sepi melanda
Teman
Kau kan selalu jadi teman
Yang selalu bersamaku
Ku harap itu
Kau kan selalu menari bersamaku
Di panggung sandiwara ini
Teman
Cinta ini sunggug besar padamu
Cinta seorang teman sejati
Selasa, 15 September 2015
PUISI NOFICHA
Hai Lagu Sendu
Oleh : @nprymsari
Kenapa alunan lagu sendu menghantuiku
Akhir-akhir ini
Sebulumnya tak ada satupun lagu sendu
Yang membuatku begitu tersungkuk lemah
Tak berdaya, terkapar hati ini
Mungkinkah perasaan yg terbawa
Perasaan luka mendalam
Lagu sendu itu seolah mengejekku
Selalu terngiang, bermain-main di otak
Membuatku melemah
Aku menginginkan pribadiku
Yang selalu kuat, tegar dalam segala hal
Perasaan cinta itu kini memperbudakku
Menyeretku dalam setiap lamunanku
Menghanyutkanku dalam sendu
Cinta itu pun tak pernah tau
Bahkan enggan mengetahuinya
Bagaimana luka ini menganga
Bahkan cinta itu enggan menoleh
Pada hati yg teruluka ini
Oleh : @nprymsari
Kenapa alunan lagu sendu menghantuiku
Akhir-akhir ini
Sebulumnya tak ada satupun lagu sendu
Yang membuatku begitu tersungkuk lemah
Tak berdaya, terkapar hati ini
Mungkinkah perasaan yg terbawa
Perasaan luka mendalam
Lagu sendu itu seolah mengejekku
Selalu terngiang, bermain-main di otak
Membuatku melemah
Aku menginginkan pribadiku
Yang selalu kuat, tegar dalam segala hal
Perasaan cinta itu kini memperbudakku
Menyeretku dalam setiap lamunanku
Menghanyutkanku dalam sendu
Cinta itu pun tak pernah tau
Bahkan enggan mengetahuinya
Bagaimana luka ini menganga
Bahkan cinta itu enggan menoleh
Pada hati yg teruluka ini
Langganan:
Postingan (Atom)